Keluar dari kubangan.
Oleh : Hari Subagya
Apakah anda merasa masih berjalan di tempat dalam menjalani kehidupan ini? Anda seperti tidak kemana mana? Apakah anda terjerat hutang yang menyesakan dada? Apakah anda terkungkung dalam suatu probema yang begitu ruwet dan sulit untuk anda pecahkan? Apakah anda ingin keluar dari semua itu? Anda perlu meneruskan membaca artikel ini. Read on!
Sering kali karena nafsu yang menggoda manusia menjadi lupa. Terlena dan kehilangan akal sehatnya. Berani berhutang diluar kemampuanya. Berani Meminjam walau dengan bunga yang mencekik. Untuk apa? mungkin untuk usaha, tambah modal dan banyak kasus di Indonesia ini yaitu untuk menikah lagi. hehehe.. Mungkin anda akan tertawa, namun ini sebuah kenyataan pahit. Tidak usah jauh-jauh cobalah anda menengok kekiri beberapa rumah dari rumah anda. Anda sudah bisa menemukan kasus semacam ini.
Maaf bila ini ternyata kasus anda sendiri. Anda juga bisa menemukan dengan mudah seorang pengangguran yang sudah tahunan tidak bekerja, anda juga bisa dengan mudah menemukan manusia yang terjerat dalam minuman keras dan narkoba. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, bagaiamana mereka bisa terjerat begitu lama dan semakin dalam. Semakin memburuk-semakin memburuk. Seakan tidak memiliki daya sedikitpun untuk bangkit.
Orang yang cerdas seperti anda tentu akan segera, merubah pola dan menemukan jalan baru, sedang orang yang bebal dan tak berdaya membutuhkan benturan yang sangat keras untuk menyadarkanya. Ketika seseorang sedang terjatuh dan tidak tersadar kalau dia sedang meluncur ke lembah keterpurukan, maka benturan keraslah yang akan menyadarkanya, kalau dia sedang terjatuh. Tanpa sebuah benturan, kebebalan ini tidak akan tersadarkan. Mereka pecinta kubangan itu, seakan tidak bisa melihat mana yang baik mana yang benar. Keluar sebentar dari kubangan, masuk kedalam kubangan yang lebih dalam. Masuk lagi…. masuk lagi….
Coba anda perhatikan sekitar anda! Tidak banyak manusia yang memiliki semangat untuk bangkit dan memperbaiki diri, dikala belum benar-benar dibutuhkan, tidak banyak manusia yang memiliki kepekaan untuk meningkatkan kwalitas diri, disaat-saat tidak kepepet. Beda dengan sahabat sukses… anda adalah orang yang seharusnya cukup peka terhadap perubahan. Perubahan yang terjadi didalam masyarakat, rumah, kantor dan dimanapun. Kepekaan ini perlu dibina dan dikembangkan terus, sehingga kita tidak akan pernah kehilangan keseimbangan atas perubahan yang terjadi.
Keyakinan diri yang tinggi, kalau kita bisa jauh lebih baik dari tahun 2005, merupakan keyakinan yang harus terus diperbesar. Kita bisa lebih baik, tahun 2006 bisa jauh lebih dahsyat. Jika kita berada dikubangan, kita bisa meloncat sekuat tenaga untuk keluar, dan menahan diri sekuat tenaga untuk tidak masuk kembali. SEKUAT TENAGA dan PIKIRAN!
Recent Entries
- Conquer fear with action
- What Is Motivation
- If Selling - Listen to the Symptoms by Ron White
- Relieve the pressure cooker
- Reawaken your curiosity
- Rich and Poor
- GREAT ACHIEVEMENT IS BORN OF STRUGGLE
- How to Become a Star at Work by Robin Sharma
- BECOMING WHO WE’VE ALWAYS BEEN
- In confusion











February 11th, 2007 at 1:53 am
Google…
Google is the best search engine… and Seeking All to..
Please Visit SeekingAll